Senin, 15 Februari 2021

Cemilan Jadul Mantul


 

        Berbicara tentang jajanan tradisional khas indonesia memang tidak akan ada habisnya. Jajanan tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang dimana resep dan cara pembuatannya diwariskan secara turun-temurun. Sampai saat ini, jajanan tradisional masih diminati oleh masyarakat meskipun telah banyak makanan dengan kreasi terbaru yang sudah masuk di pasaran.

    Salah satu jajanan tradisional dari ranah Minang yaitu Lapek Bugih (lepat Bugis). Lapek Bugih terbuat dari tepung ketan yang dikukus dan dibungkus menggunakan daun pisang. Lapek bugih memiliki bentuk kerucut seperti piramida, terasa lengket, dan agak kenyal. Adapula yang terbentuk persegi panjang. Lapek bugih biasanya memiliki isian gula merah atau parutan kelapa yang dibungkus dengan daun pisang.

        Ditemui di jalan Balai Jariang Aia Tabik, Kec. Payakumbuh Timur pada Selasa (09/02/2021), salah satu pedagang lapek bugih yang bernama Yelnita (32 tahun) mengatakan bahwa ia memproduksi lapek bugih dengan 3 varian, yaitu lapek bugih ketan hitam, ketan putih, dan hijau daun. Lapek bugih yang ia jual pun bisa dikatakan cukup besar dan bungkusannya juga rapi. Rasanya yang nikmat karena menggunakan gula asli tanpa pemanis buatan. 

Lapek bugih ini di bandrol dengan harga Rp. 15.000/kotak, dalam satu kotak terdapat 10 buah lapek bugih. Ia juga mengatakan, bahwa biasanya ia menerima pesanan lapek bugih dalam jumlah yang banyak, seperti untuk acara pesta, arisan, atau untuk oleh-oleh. Ia juga melayani pembelian via online dan siap antar alamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar